Luwuk, Karbonews.com || Pembangunan drainase di Luwuk, Banggai tahun 2025 adalah proyek strategis senilai Rp6 miliar+ di kompleks Masjid Agung An-Nur di kerjakan oleh CV. Rupakarya, yang menggunakan beton pracetak (U-Ditch). Bangunan ini di kerjakan sesuai struktur dan berkualitas
Sesuai pantauan media bahwa bangunan drainase dalam kota Luwuk kompleks Mesjid An-Nur masih utuh dan belum ada tanda-tanda kerusakan pada struktur bangunan. Seperti plat beton dan grating besi untuk mengalirkan genangan air hujan tanpa mengganggu tata ruang di atasnya. Dapat mengoptimalkan fungsi hidrolika tanpa mengganggu estetika permukaan. Mencegah bau tak sedap dan penyebaran penyakit dari air got. Dan memberikan kenyaman pada masyarakat sekitar
Selain itu, pada permukaan plat beton drainase yang dilengkapi dengan kursi serta pot bunga menjadi salah satu alternatif warga untuk bersantai di sore hari dan malam. Ini menjadi daya tarik bagi pedagang dan pengunjung sehingga pembangunan drainase bukan hanya pencegahan banjir dan genangan air tetapi menjadi sumber pendapatan warga
Salah satu elemen penting dalam konstruksi jalan dan memiliki dampak besar adalah sistem drainase. Drainase yang baik dalam konstruksi jalan berperan vital untuk menjaga kualitas jalan, memperpanjang umur jalan, dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekitar. Bagian penting dari pembangunan infrastruktur yang mendukung mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi barang.
Kualitas bangunan drainase yang baik ditentukan oleh kapasitas saluran yang memadai, kemiringan yang tepat untuk kecepatan aliran optimal, material tahan lama, serta kemudahan dalam pemeliharaan. Konstruksi ini harus mampu mengendalikan aliran air, mencegah erosi, dan menjaga stabilitas tanah/jalan
Sehingga menjadi harapan semua masyarakat di bangunnya drainase dalam kota Luwuk akan mengalirkan air hujan secara efektif, sehingga permukiman tidak tergenang. lingkungan tetap kering, rapi, dan bersih, sekaligus meminimalkan sarang penyakit. Serta aktivitas sosial dan ekonomi warga tidak terganggu, bahkan dapat meningkatkan kualitas hidup.
Reporter: Kamarudin

