September 29, 2026

Pemerhati Pendidikan Yusup Hermawan Sampaikan Rasa Duka Cita yang Dalam

Kota Bogor,Karbonews.com ||Ungkapan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Ibu Dr. Heni Kesumayani, S.T., S.S., M.M. dan Bapak Prof. Iwan Setiawan atas berpulangnya ke Rahmatullah adik kandung tercinta.

HERYANTO bin HAJI GUMUN GUNAWAN HERMAN EFFENDI

Wapat pada tgl 17 Agustus 2026

Segenap keluarga besar dan rekan sejawat mendo’akan semoga Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala kekhilafannya, dan diterima seluruh amal ibadahnya.

“Kepada Ibu Dr. Heni dan Prof. Iwan beserta seluruh keluarga besar yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan kesabaran, ketabahan, keikhlasan, serta kekuatan iman yang kokoh dalam menghadapi ujian dan ketentuan dari-Mu ya Allah,” ujar Yusup Hermawan.

Tausiyah Singkat: Kepastian Hidup dan Kematian

Kematian adalah satu kepastian yang tidak dapat dipungkiri oleh setiap makhluk yang bernyawa. Ini adalah ketentuan mutlak dari Allah SWT bahwa setiap dari kita akan kembali kepada-Nya pada waktu yang telah ditetapkan. Kepergian sosok tercinta adalah bentuk ujian keimanan dan kesabaran, untuk mengingatkan kita kembali akan hakikat kehidupan yang fana ini.

Rasulullah SAW bersabda mengenai hakikat musibah:

“Sesungguhnya besarnya pahala itu seiring dengan besarnya ujian. Dan sesungguhnya jika Allah mencintai suatu kaum, Dia akan menguji mereka. Barangsiapa yang rida (menerima ketetapan-Nya), maka baginya keridaan (Allah), dan barangsiapa yang murka, maka baginya kemurkaan (Allah).” (HR. Tirmidzi).

Allah SWT pun telah memberikan penegasan dalam kitab suci Al-Qur’an mengenai kepastian kepulangan setiap jiwa dan janji pahala bagi mereka yang bersabar:

“Kullu nafsin dza’iqatul maut”

“Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati.” (QS. Ali Imran: 185).

Dan dalam ayat lain Allah berfirman:

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun.” (QS. Al-Baqarah: 155-156).

Semoga nasihat ini menjadi penguat dan pelipur lara bagi Ibu Dr. Heni, Prof. Iwan, beserta seluruh keluarga besar.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

Yh.

Berita Terkait