Agustus 5, 2026

Memperingati 10 Muharam, Partisan Siliwangi Sejati dan PP Nurul Falah Haromain Santuni Anak Yatim di Serang

Serang, Karbonew.com || Memperingati momentum istimewa 10 Muharam 1448 H, kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh keluarga besar Partisan Siliwangi Sejati Banten bekerja sama dengan Pondok Pesantren Nurul Falah Haromain (NFH) Cinangka. Acara santunan anak yatim piatu tersebut digelar dengan khidmat di Pendopo Siliwangi, Cinangka, Kabupaten Serang, Banten.

​Kegiatan spiritual dan sosial ini dihadiri langsung oleh Pimpinan Umum PP Nurul Falah Haromain sekaligus Penasehat Partisan Siliwangi Sejati Banten, KH. Ahmad Shonhaji, dengan didampingi oleh Pengurus PP NFH Cinangka, Ustadz Taufik Hidayat.
​Acara diawali dengan panjatan doa dan sholawat kepada Nabi Besar Muhammad SAW sebagai bentuk rasa cinta, syukur, serta ikhtiar memohon keberkahan atas segala hajat dan kebaikan yang telah maupun yang belum terwujud.
​Dalam kesempatan tersebut, Endi Suhendi yang hadir mewakili keluarga besar Partisan Siliwangi Sejati menyampaikan rasa haru dan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya agenda mulia ini.

“Kami atas nama keluarga besar Partisan Siliwangi Sejati menyampaikan terima kasih yang mendalam, yang tidak bisa terucap hanya dengan kata-kata. Kami sangat mendukung penuh keberlanjutan kegiatan ini agar senantiasa menjadi agenda rutin, tidak hanya di bulan Muharam, tetapi juga di bulan-bulan lainnya,” ujar Endi Suhendi.
​Muliakan Yatim: Tanggung Jawab Moral dan Agama
​Menyantuni anak yatim piatu bukan sekadar aksi sosial tahunan, melainkan amanah agama yang memiliki kedudukan sangat tinggi. Dalam ajaran Islam, merawat dan memuliakan anak yatim merupakan kewajiban bersama untuk memastikan masa depan dan kebahagiaan mereka terjaga.

Landasan hukum mengenai kepedulian terhadap anak yatim secara tegas termaktub dalam Al-Qur’an dan Hadis Rasulullah SAW:
​Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 220:
​”…Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah: ‘Mengurus urusan mereka secara patut adalah baik…'”
​Hadis Riwayat Bukhari:
Rasulullah SAW bersabda mengenai keutamaan orang yang menanggung anak yatim:

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga adalah seperti ini,” beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya serta agak merenggangkan keduanya.
​Selain landasan syariat, tanggung jawab melindungi anak-anak yang kehilangan orang tua juga sejalan dengan amanat konstitusi Pasal 34 ayat (1) UUD 1945, yang menyatakan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantur dipelihara oleh negara. Sinergi antara tokoh agama, lembaga pesantren, dan organisasi masyarakat seperti Partisan Siliwangi Sejati inilah yang menjadi wujud nyata gotong royong memanusiakan sesama.
​Melalui kegiatan ini, diharapkan

semangat keberkahan 10 Muharam dapat terus menyala dan menginspirasi berbagai elemen masyarakat untuk tiada henti menebar kebaikan, merawat rasa empati, serta menjaga marwah persaudaraan di tanah Banten.

Berita Terkait