Serang pandeglang,Karbonew.com|| Memperingati hari bersejarah berdirinya perkumpulan pencak silat Pejuang Siliwangi Indonesia yang jatuh pada 2 Juli 1922, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pejuang Siliwangi (PS) Sejati Banten menggelar rangkaian acara Tasyakuran Milad ke-104 Tahun pada Kamis (2/7/2026).
Sejak awal berdirinya, organisasi ini telah menjadi wadah silaturahmi sekaligus benteng perintisan perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk merawat semangat sejarah tersebut, DPD PS Sejati Banten menggelar peringatan yang dikemas secara sederhana namun sarat makna dan khidmat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama pada Rabu malam di Cinangka, Kabupaten Serang. Doa ini ditujukan untuk memohon keberkahan serta mengenang jasa para leluhur dan guru besar, di antaranya Almarhum Ama Sugri Arif—penerus dari Ki Jasmani (Tancang) dan H. Entol Mansyur (Menes) yang merupakan murid langsung dari sang pendiri, Ama Pura Diredja Sagala Herang.Menguatkan Silaturahmi dan Ziarah Tokoh.
Acara kemudian dilanjutkan dengan agenda utama silaturahmi di Sekretariat DPC PS Sejati Kabupaten Pandeglang. Suasana keakraban begitu terasa saat seluruh jajaran pengurus dan anggota memanjatkan doa bersama yang dipuncaki dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur. Sebagai penutup rangkaian acara, rombongan melakukan ziarah ke makam almarhum H. Entol Mansyur di Menes.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran penting organisasi, di antaranya: Pengurus DPP PS Sejati: Endi Suhendi dan Kang Emi Ketua DPD PS Sejati Banten: Muhamad Idris dan Sutisna
Pengurus DPC Kabupaten Pandeglang: Oni Gusroni (Ketua DPC) dan Agus (Sekretaris DPC)
Perwakilan jajaran pengurus DPC serta elemen sayap organisasi PS Sejati Banten.
Melalui peringatan Milad ke-104 ini, PS Sejati Banten berkomitmen untuk terus menjaga tradisi pencak silat, mempererat tali silaturahmi antaranggota, serta melanjutkan nilai-nilai perjuangan dan nilai luhur para pendahulu demi kemajuan masyarakat Banten dan Indonesia.

