Kota Bogor || Karbonews.com – Program Pemprov Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi, S.H., M.M., atau yang akrab disapa KDM, terkait penyaluran beasiswa bagi siswa jenjang SMK/SMA di sekolah swasta bagi peserta didik yang tidak tertampung di sekolah negeri, mendapat apresiasi luas dari kalangan pemerhati pendidikan.
Yusup Hermawan, Pemerhati Pendidikan menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas kebijakan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi langkah strategis Gubernur KDM yang membuka akses pendidikan menengah melalui skema kerja sama dengan 1.015 sekolah swasta mitra Pemprov Jabar. Ini menjadi angin segar bagi keluarga tidak mampu agar putra-putrinya tetap dapat melanjutkan ke jenjang SMA/SMK tanpa terbebani biaya,” ujar Yusup.
Ia menegaskan, program ini akan memberikan dampak besar jika dilaksanakan sesuai koridor yang ditetapkan, yakni khusus bagi peserta didik yang memenuhi kriteria dan syarat yang ditentukan, terutama dari keluarga tidak mampu yang terdata dalam Pemetaan Calon Murid Baru / PCMB.
“Harapan kami, program ini dapat terwujud secara tepat sasaran, akuntabel, dan berkelanjutan. Sehingga tidak ada lagi anak bangsa yang terhenti sekolah hanya karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri maupun keterbatasan ekonomi keluarga,” lanjut Yusup.
Menurutnya, kebijakan ini sejalan dengan amanah konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Sebagaimana diamanatkan Pasal 31 ayat (1) UUD 1945 yang menyatakan _“Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan”_, serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya Pasal 4 ayat (1) yang menegaskan bahwa pendidikan diselenggarakan secara demokratis, berkeadilan, dan tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, serta kemajemukan bangsa.
“Negara hadir melalui APBD untuk memastikan hak pendidikan itu nyata di lapangan. Ini bentuk tanggung jawab bersama dalam rangka _mencerdaskan kehidupan bangsa_ sebagaimana cita-cita Pembukaan UUD 1945,” pungkasnya.
Yusup Hermawan
Pemerhati Pendidikan

