Juli 31, 2026

Wakili Suara Hati Kaum Ibu, Shanty Komala Dewi Orasi di Depan Balkot Bogor: Selamatkan Generasi dari LGBT dan Miras

Kota Bogor || Karbonews.com  — Puluhan ibu-ibu dan warga Kota Bogor menggelar aksi damai di depan Balai Kota Bogor, Jumat 25 Juli 2026. Mereka menyuarakan keprihatinan terhadap maraknya peredaran minuman keras dan penyebaran paham LGBT yang dinilai mengancam tatanan keluarga dan moral generasi muda.

Dalam aksi tersebut, suara kaum ibu diwakili oleh Shanty Komala Dewi, pemerhati masyarakat Kota Bogor yang juga aktif di berbagai organisasi sosial dan keagamaan.

Orasi Shanty Komala Dewi: Ini Bukan Kebencian, Ini Bentuk Cinta

Dengan suara tegas namun penuh haru, Shanty menyampaikan orasinya.

“Kami hadir bukan karena benci. Kami hadir karena cinta. Cinta kepada anak-anak kami, cucu-cucu kami, dan masa depan Kota Bogor. Sebagai ibu, hati kami menangis melihat anak bangsa yang dirusak oleh minuman keras dan disesatkan oleh propaganda LGBT. Rumah harusnya jadi tempat paling aman. Jangan biarkan racun itu masuk ke sekolah, ke lingkungan, ke HP anak-anak kita,” tegas Shanty.

Shanty juga mengajak para ibu untuk tidak diam.
“Jangan takut bicara. Jangan takut dibilang kolot. Yang kolot itu yang membiarkan kemungkaran terjadi di depan mata. Mari kita jadi pagar untuk anak-anak kita. Kita mulai dari rumah.”

Dasar Hukum & Tuntutan
Shanty mengingatkan aksi ini berpijak pada UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, UU No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, dan Perda Kota Bogor No. 12 Tahun 2009 tentang Pengawasan Miras.

Tuntutan aksi:
1. Pemkot Bogor tegas menindak peredaran miras ilegal
2. Masifkan edukasi bahaya LGBT dan miras di sekolah
3. Bentuk posko pengaduan masyarakat

Tentang Shanty Komala Dewi
Shanty Komala Dewi adalah pemerhati masyarakat Kota Bogor. Aktif di kegiatan sosial, pemberdayaan perempuan, dan majelis taklim. Vokal menyuarakan isu keluarga dan pelestarian nilai budaya. (Red)

Berita Terkait