Asahan || Karbonews.com — Komitmen Polsek Bandar Pulau, Polres Asahan, dalam memberangus jaringan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil manis. Lewat pengintaian senyap yang presisi, petugas berhasil meringkus seorang terduga pengedar yang kerap beroperasi di kawasan perkebunan, Selasa (19/5/2026).
Operasi penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bandar Pulau, Iptu Dr. Anwar Sanusi Simanjuntak, S.H., M.H., didampingi Kanit Intel Iptu Arianto H. Lumban Toruan, S.H., M.H. Sementara di garis depan lapangan, pergerakan taktis dikomandoi oleh Kanit Reskrim Ipda Fery Habeaan, S.E.
Menariknya, keberhasilan ini menjadi bukti nyata kokohnya sinergi antara aparat dan masyarakat. Petugas bergerak bahu-membahu dengan aktivis pemuda setempat, Jalaluddin Sitopan dan Ramli Marpaung, yang secara sukarela ikut memantau gerak-gerik mencurigakan pelaku.
Disergap di Jalan Perkebunan, Pelaku Tak Berkutik
Langkah kaki pelaku terhenti saat petugas dan warga mengepungnya di area Jalan Perkebunan Padang Pulau. Tersangka diketahui berinisial RS (35), seorang pria paruh baya yang tercatat sebagai warga Desa Rahuning 1, Kecamatan Rahuning.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, RS diduga kuat tengah dalam perjalanan untuk mengantarkan dan mengedarkan barang haram tersebut ke wilayah Desa Buntu Maraja.
Berdasarkan rekaman video dan foto dokumentasi yang beredar luas, proses penangkapan sempat berlangsung dramatis. Pelaku terpaksa dilumpuhkan petugas di atas hamparan rumput sebelum akhirnya menyerah tanpa perlawanan berarti.
Barang Bukti dan Apresiasi Publik
Kini, RS yang telah mengenakan baju tahanan oranye bernomor lambung 33 hanya bisa tertunduk lesu di Mapolsek Bandar Pulau. Dengan tangan terborgol, ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Dari tangan tersangka, petugas
Dari tangan tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti penting, di antaranya:
° Satu paket diduga kuat narkotika (diletakkan di atas papan barang bukti).
° Sebuah tas kecil berwarna hitam.
° Dompet, korek api, dan beberapa barang pribadi lainnya.
Keberhasilan ini pun langsung memicu gelombang apresiasi dari berbagai elemen masyarakat Asahan. Warga memuji respons cepat, komitmen, serta keterbukaan Polri dalam melibatkan masyarakat demi menjaga kampung halaman mereka dari jerat narkoba.
“Bravo Polsek Bandar Pulau, Bravo Polres Asahan!” tulis salah satu netizen yang viral memberikan dukungan di media sosial.
Saat ini, Unit Reskrim Polsek Bandar Pulau masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap RS. Polisi menegaskan akan terus melakukan pengembangan guna membongkar jaringan bandar besar yang berdiri di atas pergerakan tersangka.(jh)
#Poldasumut
#PolresAsahan #PolsekBandarPulau

