Padangsidimpuan || Karbonews.com — Hanya berselang dua pekan setelah resmi dilantik pada 9 Juni 2026, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gaharu Nusantara Bersinar (GNB) Kota Padangsidimpuan tidak menunggu lama. Hari ini, pengurus baru langsung melangkah nyata menyambangi Kantor BNNK Tapanuli Selatan, membuka lembaran baru kolaborasi untuk melindungi anak bangsa dari bahaya narkoba.
Rombongan dipimpin langsung Ketua DPD GNB Padangsidimpuan Waspada G. Sarumaha didampingi Sekretaris Charles Kulon, disambut hangat oleh Kepala BNNK Tapanuli Selatan Basten Simamora, SH.,MH, beserta Kabag Umum James R. Sidabutar, S.Farm dan Ketua Tim Pemberantasan Jefri Sembiring, SH.,MH. Suasana pertemuan terasa akrab, penuh semangat, dan dipenuhi niat tulus untuk berbuat bagi masyarakat.
Pengalaman Jadi Bekal, Siap Kembali Turun ke Lapangan
Dalam pertemuan itu, Waspada mengungkapkan kehadiran GNB bukan sekadar seremonial, melainkan membawa misi yang sudah teruji. “Kami pernah dibekali pelatihan Program Prioritas Nasional oleh BNN Sumut di Medan pada tahun 2019. Saat itu, kami sudah menyuluh bahaya narkoba ke hampir seluruh SMA dan SMK negeri maupun swasta di Padangsidimpuan—tanpa memungut biaya sepeser pun. Kini organisasi ini resmi berdiri, kami siap kembali bergerak lebih luas dan terstruktur,” ujarnya.
Ia menegaskan, langkah ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 yang memberikan ruang seluas-luasnya bagi peran masyarakat dalam pencegahan narkoba. Target utama: menjadikan Padangsidimpuan wilayah yang Bersih Narkoba (Bersinar), bebas dari jerat yang merusak masa depan generasi muda.
Kekuatan Bersama Menutupi Keterbatasan
Kepala BNNK Tapanuli Selatan Basten Simamora sangat mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menjelaskan tantangan besar yang dihadapi: “Wilayah kerja kami mencakup 2 kota dan 4 kabupaten—Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Padang Lawas Utara, dan Padang Lawas. Luas sekali, sementara sumber daya manusia dan sarana yang kami miliki masih sangat terbatas.”
“Karena itu, kehadiran GNB sungguh sangat berharga. Kita tidak bisa berjuang sendirian. Dengan bergandengan tangan, kita bisa menjangkau sekolah, desa, hingga lingkungan masyarakat yang belum tersentuh, sehingga perlindungan dari bahaya narkoba bisa dirasakan oleh lebih banyak orang,” tambahnya.
Komitmen Menuju Indonesia Emas 2045
Menjelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 26 Juni 2026, pertemuan ditutup dengan momen menyatukan tekad. Seluruh peserta berteriak lantang:
“GNB Kota Padangsidimpuan bersama BNNK Tapanuli Selatan berkomitmen: Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat Melalui Gerakan ANANDA BERSINAR Menuju Indonesia Emas 2045! Selamat Hari Anti Narkotika Internasional 2026! War On Drugs For Humanity! Huu!!! Haa!!!”
Langkah ini bukan sekadar janji, melainkan awal kerja sama nyata yang bermanfaat bagi semua: membuat lingkungan lebih aman, menjaga anak-anak tetap bermimpi tanpa takut terjerumus, dan mewujudkan Padangsidimpuan yang bersinar bebas narkoba. ( LH )

