Karawang || Karbonews.com — Proyek pembangunan sanitasi di Desa Batujaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, menuai sorotan tajam. Hasil pekerjaan di lapangan diduga tidak sepenuhnya mengacu pada juklak, juknis, serta ketentuan teknis yang seharusnya menjadi acuan pelaksanaan.
Berdasarkan pantauan awak media, Minggu (20/9/2026), terdapat bagian hasil pekerjaan yang dinilai perlu diperiksa secara serius karena diduga terjadi pengurangan kualitas dan kuantitas. Jika dugaan tersebut terbukti, kondisi ini tentu menjadi pertanyaan serius terhadap pengawasan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan.
“Jangan sampai proyek yang menggunakan anggaran publik hanya mengejar pekerjaan selesai secara fisik, sementara kualitas dan kuantitasnya diduga dikurangi. Pengawasan harus turun langsung, bukan sekadar memeriksa administrasi,” tegas seorang warga yang enggan disebut namanya.
Menurutnya, pihak terkait harus berani membuka hasil pemeriksaan secara transparan. Jangan sampai indikasi ketidaksesuaian di lapangan dibiarkan tanpa kejelasan.
“Kalau memang ditemukan pekerjaan tidak sesuai juklak, juknis, spesifikasi maupun volume, harus ada tindakan tegas dan pertanggungjawaban sesuai aturan. Jangan ada pembiaran terhadap pekerjaan yang berpotensi merugikan masyarakat,” ujarnya.
Sorotan tersebut sekaligus menjadi ujian bagi pengawasan proyek. Pihak terkait diminta segera melakukan pemeriksaan terhadap mutu material, volume pekerjaan, spesifikasi teknis dan kesesuaian hasil pekerjaan dengan dokumen perencanaan.
Apabila dalam pemeriksaan ditemukan penyimpangan, tindakan tegas perlu diberikan kepada pihak yang bertanggung jawab. Sebaliknya, jika pekerjaan dinyatakan sesuai, hasil pemeriksaan tersebut sebaiknya disampaikan secara terbuka kepada publik.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana maupun instansi terkait masih perlu memberikan klarifikasi resmi atas dugaan ketidaksesuaian tersebut. ( Tim )

