Padangsidimpuan || Karbonews.com – DPC GAMKI Padangsidimpuan dan Ratusan warga yang tergabung dalam aliansi lintas organisasi, masyarakat dan Himpunan Mahasiswa Indonesia menggeruduk Polres Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Kamis (4/6/2026). Massa datang dengan satu tuntutan utama: aparat kepolisian segera menangkap bandar narkoba yang dinilai masih bebas berkeliaran di tengah masyarakat.
Dalam aksi akbar bertajuk “Padangsidimpuan Bersatu Melawan Peredaran Narkoba” yang digelar di pusat kota hari ini, Marini tampil memimpin barisan kader dengan semangat membara. Berbalut seragam kebanggaan GAMKI, untuk menyelamatkan generasi muda dari kehancuran, sekaligus mengingatkan pemerintah akan tanggung jawabnya melayani rakyat.
Sejarah Baru: Wanita Pertama Pengendali Perubahan
Terpilih secara aklamasi oleh seluruh kader, Marini Yuliana Hutabarat memegang tongkat estafet kepemimpinan dengan beban sejarah sekaligus harapan besar. Sebagai wajah baru pemuda Padangsidimpuan, ia membawa visi yang tajam: GAMKI hadir bukan sekadar organisasi, tapi kekuatan moral dan sosial yang berani bicara kebenaran.
“Menjadi wanita pertama yang memimpin GAMKI adalah amanah besar, sekaligus tantangan untuk membuktikan bahwa perempuan juga punya nyali, punya pikiran, dan punya kekuatan untuk menggerakkan perubahan besar di kota ini,” ujar Marini di sela-sela aksi.
Anggota DPRD Kota Padangsidimpuan dari Fraksi Partai Golkar ini menegaskan, posisinya di lembaga legislatif dan di organisasi kepemudaan adalah dua sisi mata uang yang sama: untuk rakyat, untuk kebenaran, dan untuk kemajuan Padangsidimpuan.
“Kami tidak bisa diam melihat kondisi kota ini. Di satu sisi kami melihat maraknya peredaran narkoba yang meracuni anak-anak muda kita. Di sisi lain, kami melihat ketimpangan, kelalaian, dan dugaan penyimpangan yang merugikan masyarakat. GAMKI di bawah pimpinan saya akan menjadi MITRA KRITIS pemerintah, bukan sekadar pendukung bisu,” tegasnya.
Aksi Gemuruh: Tolak Narkoba, Selamatkan Masa Depan
Ratusan kader GAMKI, elemen pemuda, tokoh Agama dan masyarakat umum memadati jalan utama kota hari ini. Membawa spanduk raksasa bertuliskan “PADANGSIDIMPUAN BERSATU MELAWAN PEREDARAN NARKOBA” dan “SELAMATKAN GENERASI PENERUS BANGSA”, aksi ini menjadi pernyataan keras bahwa warga tidak akan lagi membiarkan narkoba merusak tatanan dan masa depan kota.
Marini menyampaikan, data penyalahgunaan narkoba di Padangsidimpuan makin mengkhawatirkan, bahkan sudah menyasar pelajar dan mahasiswa. Keberadaan bandar dan pengedar terasa makin berani, seolah tak tersentuh hukum.
“Kami minta Kepolisian Resort Padangsidimpuan dan seluruh aparat penegak hukum JANGAN TIDUR. Jangan ada kompromi, jangan ada tutup mata. Tangkap bandar besar, bongkar jaringan, dan berantas sampai ke akar-akarnya. Narkoba adalah musuh negara, musuh agama, dan musuh masa depan kita. Jika aparat lemah, kami rakyat yang akan turun tangan mengawasi,” seru Marini disambut sorak sorai massa.
GAMKI Kota Padangsidimpuan juga mengapresiasi kinerja Polres Padangsidimpuan dalam hal menangani peredaran Narkoba yang selama ini terjadi, dan mendukung kuat agar pihak Kepolisian menindak tegas para mafia Narkoba yang ada di kota ini.
Ia menambahkan, pemerintah kota juga harus bertanggung jawab, memperbanyak program pencegahan, pembinaan, dan rehabilitasi, bukan hanya sibuk dengan proyek-proyek fisik yang banyak dipertanyakan keabsahannya. (Rajesh)

