Tolitoli, Karbonews.com || Kepala dinas pendidikan provinsi sulawesi tengah berkunjung di sekolah menengah atas negeri (SMAN) 1 dampalutara Kabupaten Tolitoli
Kedatangan kadis bersama rombongan di sambut meriah oleh siswa dan guru guru di SMAN 1 Dampalutara
Dalam kunjungannya ia menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan tanggung jawab sekolah, guru-guru dan program berani cerdas
Kadis pendidikan Drs. H. Firmanza DP, S yang di dampingi kepala bidang pembinaan SMA Abdul Rahim, S.STP., M serta turut hadir Kacabdis Wilayah VI yang di wakili Kepala Tata Usaha (KTU), kepala seksi pembinaan SMK cabang dinas dan staf pendidikan provinsi
Drs. H. Firmanza DP, S kadis pendidikan katakan ia meminta kepada kepala sekolah dan dewan guru khususnya di SMAN 1 dampalutara yang terlibat langsung dalam bidang pendidikan untuk sama sama mensukseskan program berani cerdas
“Di katakan gubernur kalau program berani cerdas tidak ada remnya itu gas full” kata Firmanza, Jumat 12 Juli
Sehingga ia meminta kepada sekolah tidak ada lagi gerakan tambahan jika ada keluhan sampaikan langsung ke dinas jangan curhatnya di medsos, guru fokus bagaimana bisa mendidik anak
Lebih lanjut kata Firmanza Persoalan administrasi sekolah, guru-guru dan sebagainya biar dinas yang pikirkan
Seperti urusan kepangkatan, gaji berkala atau administrasi lainnya tidak perlu ke dinas pendidikan cukup kunjungi pusat pelayanan kepegawaian (pulpen kepegawaian) dan berkasnya bisa di kirim di aplikasinya
Begitupun gaji, semua akan di bayarkan mulai tanggal satu setiap bulannya meskipun tanggal merah
Sebab dalam program berani cerdas, ada definisi cerdas yang artinya orang yang selalu mengingat kematian dan menghadapi kematian sehingga ia perbanyak amal sholeh.
Sebagai tenaga pendidik peluang untuk buat amal sholeh. Menerapkan ilmu kepada orang lain adalah bentuk pengamalan ilmu yang bernilai amal jariyah.
Karena itu ia minta kepada guru guru fokus untuk mengajar dan fokus untuk mendidik dan jadikan ini sebagai ibadah bukan sebagai tugas yang berat. Tuturnya
Tambahnya, berdasarkan amanat gubernur bahwa tidak ada lagi anak anak yang putus sekolah olehnya cari anak anak yang putus sekolah apa bila dapat laporkan ke dinas pendidikan ajak mereka bersekolah dan tidak perlu di persulit.
Ia berkeinginan bahwa sekolah bisa membantu anak anak mendapatkan beasiswa berani cerdas yang melanjutkan ke perguruan tinggi
Bantu anak anak yang ingin melanjutkan sekolah melalui jaringan wifi sekolah apa bila ada anak anak yang tidak paham soal teknologi
Selain itu, sekolah menerapkan aturan bahwa sekolah sebagai tempat yang bersih aman dan nyaman, tidak ada pembuliyan dan kekerasan. Tutupnya Drs. H. Firmanza DP, S kadis pendidikan (KS)

