September 28, 2026

Transformasi Kota Bogor: Akselerasi Pembangunan Pusat Pemerintahan Katulampa hingga Modernisasi Layanan Publik

BOGOR,Karbonews.com ||  Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor secara resmi memulai pengerjaan fisik pembangunan jalan akses utama menuju calon Pusat Pemerintahan Baru Kota Bogor di kawasan Bogor Raya, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.

Inisiatif strategis bernilai kontrak Rp 11,5 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini menandai babak baru dalam penataan ruang kota. Pembangunan infrastruktur ini disiapkan untuk mendukung pemindahan bertahap perkantoran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekaligus mengurai konsentrasi beban aktivitas di pusat kota historis.

Poin Strategis Pembangunan Akses Katulampa

Spesifikasi Modern: Jalur dibangun sepanjang 480 meter dengan lebar 32 meter, dilengkapi fasilitas pedestrian inklusif serta sistem drainase terpadu.

Konektivitas Maksimal: Terhubung langsung dengan Exit Tol Jagorawi Bogor Selatan untuk mereduksi potensi kemacetan di area pusat kota.

Target Terukur: Pengerjaan jalan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026, mendahului pembangunan fisik kompleks perkantoran pada tahun 2027 di atas lahan seluas 6 hektare.

Kawasan Terpadu (Mixed-Use): Dirancang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang menampung area pemerintahan, komersial, kesehatan, hingga pendidikan.

Sorotan Program Strategis Kota Bogor Lainnya

Selain percepatan infrastruktur pemerintahan, Pemkot Bogor bersama instansi terkait terus mengakselerasi berbagai agenda pelayanan publik dan ketertiban daerah:

Penertiban Angkutan Kota Uzur: Sebanyak 820 armada angkot berusia di atas 20 tahun dan tidak laik jalan ditindak tegas guna menjamin keselamatan penumpang serta mempercepat modernisasi transportasi publik.

Digitalisasi Transparansi Pajak: Pemasangan CCTV berbasis Kecerdasan Buatan (AI) di titik-titik parkir usaha diterapkan untuk memantau volume kendaraan secara real-time demi mengoptimalkan retribusi daerah.

Pemberdayaan Warga Lewat Padat Karya: Sebanyak 1.700 warga lokal dikerahkan untuk perawatan fasilitas publik dan pemeliharaan drainase kota sebagai langkah antisipasi banjir sekaligus pemulihan ekonomi warga.

Penegakan Hukum Bea Cukai: Pemusnahan 10 juta batang rokok ilegal senilai miliaran rupiah berhasil dilakukan, menyelamatkan potensi kerugian negara hingga Rp 7,6 miliar.

Apresiasi dari Pengamat Kebijakan Publik

Langkah terstruktur dan responsif dari Pemkot Bogor ini mendapat tanggapan positif dari pengamat kebijakan dan pemerhati publik, Yusup Hermawan. Ia menilai komitmen kepemimpinan saat ini mampu memadukan visi masa depan dengan pendekatan yang humanis.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi Pemkot Bogor dalam menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat—mulai dari penataan ruang, modernisasi transportasi, hingga pemberdayaan ekonomi warga,” ujar Yusup Hermawan.

“Kita semua berharap seluruh agenda strategis ini berjalan dengan lancar dan tepat sasaran. Langkah-langkah terukur ini optimis akan menjaga Kota Bogor tetap maju, tertib, dan berdaya saing di bawah kepemimpinan Wali Kota Bogor yang merakyat, responsif, serta senantiasa dekat dengan aspirasi warga,” pungkasnya

Berita Terkait