Agustus 3, 2026

Wujudkan Amanat Agung: GBI Rehobot Padangsidimpuan Resmi Buka Pos Pengkabaran Injil Simarlela Dalam Kebangkitan Rohani

Tapanuli Selatan || Karbonews.com – GBI (Gereja Bethel Indonesia) Rehobot Padangsidimpuan yang berada dalam naungan keluarga besar GBI Medan Plaza, secara resmi meresmikan pembukaan Pos Pelayanan Pekabaran Injil (PI) baru di Desa Simarlelan, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Peristiwa bersejarah ini berlangsung khidmat dan penuh sukacita pada hari Minggu, 28 Juni 2026, berbarengan dengan penyelenggaraan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang mengundang partisipasi luas dari berbagai lapisan masyarakat.

Kehadiran Pos PI ini menjadi tonggak penting bagi pengembangan pelayanan pekabaran injil di wilayah pedalaman Muara Batang Toru, sekaligus menjawab keinginan kuat warga setempat yang telah lama menanti kehadiran wadah pelayanan rohani yang resmi dan terorganisir dengan baik.

Dihadiri Pimpinan Gereja, Unsur Keamanan, dan Pemerintah Daerah

Acara peresmian berlangsung dengan tertib dan dihadiri langsung oleh Pimpinan Jemaat GBI Rehobot Padangsidimpuan, Pdt. Waspada Gidyon Sarumaha, S.Th., M.Th. Turut hadir sebagai tamu kehormatan adalah perwakilan dari Kepolisian Sektor Muara Batang Toru, Aipda Jhon Kennedi Pasaribu, Kepala Desa Simarlelan Semieli Gulo, para pimpinan majelis gereja tetangga di wilayah sekitar, serta puluhan pelayan dan jemaat dari Padangsidimpuan maupun Medan yang turut mendukung kegiatan ini.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, areal ibadah dipadati oleh ratusan peserta yang datang dari desa-desa di sekitar Simarlelan maupun dari daerah yang lebih jauh. Suasana terasa sangat hangat, penuh pengharapan, dan dipenuhi nyanyian pujian serta doa yang menyentuh hati. Seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan diyakini menjadi berkat bagi setiap jiwa yang hadir.

Dalam sambutannya yang disampaikan di hadapan seluruh jemaat, Pdt. Waspada Gidyon Sarumaha menjelaskan bahwa pembukaan Pos PI ini merupakan kelanjutan proses administrasi dan musyawarah yang telah berlangsung sebelumnya.

“Kami dari pengurus pusat GBI Rehobot Padangsidimpuan telah menerima secara lengkap berupa notulen rapat beserta seluruh dokumentasi pertemuan yang dilakukan oleh warga jemaat di sini, yang isinya menyampaikan permohonan resmi agar jemaat di Simarlelan ini diterima untuk bergabung dalam naungan GBI Rehobot Padangsidimpuan,” jelas Pdt. Waspada di hadapan jemaat.

Ia kemudian menegaskan status kelembagaan saat ini agar tidak terjadi kesalahpahaman di kalangan masyarakat luas maupun jemaat sendiri.

“Hari ini dengan tegas saya sampaikan kepada saudara sekalian: jemaat yang telah bergabung di wilayah Simarlelan ini saat ini masih berstatus sebagai Pos Pelayanan Pekabaran Injil (PI). Menjadi sebuah gereja yang berdiri sendiri dengan status jemaat penuh bukanlah hal yang instan, melainkan membutuhkan proses panjang, pembinaan yang berkelanjutan, serta kesiapan sumber daya manusia yang matang. Kami juga masih akan terus memantau dan melihat keseriusan saudara-saudara sekalian dalam membangun kebersamaan, menuntaskan Amanat Agung Tuhan Yesus, serta membangun fondasi pelayanan yang kokoh di tempat ini,” tegasnya dengan nada bijaksana namun tegas.

Pdt. Waspada juga mengajak seluruh jemaat untuk menjadikan masa tahapan Pos PI ini sebagai waktu emas untuk saling mengenal, memperkuat iman, dan melatih kemampuan pelayanan sebelum naik ke jenjang kelembagaan yang lebih tinggi.

Mewakili Kepala Desa Simarlelan, Semieli Gulo, dalam kesempatan berharga tersebut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran pelayanan rohani di desanya, sekaligus menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh jemaat yang baru bergabung.

“Saya mewakili seluruh warga Desa Simarlelan menyambut baik kehadiran Pos Pelayanan ini. Namun saya berpesan dengan sungguh-sungguh: berikanlah hati saudara sepenuhnya untuk melayani Tuhan di tempat ini. Cukup sampai di sini, nama GBI Rehobot yang terpajang di gedung ini haruslah menjadi nama yang terakhir dan akan bertahan selamanya, tidak ada lagi pergantian ke depan,” ujar Semieli Gulo dengan harapan tinggi.

Lebih lanjut ia menambahkan, keberhasilan dan kemajuan sebuah pelayanan gereja tidak terlepas dari kualitas hubungan antar sesama:
“Kemajuan sebuah gereja sangat ditentukan oleh kolaborasi yang baik, sinergitas yang terjalin erat, serta kerukunan dan kesehatan rohani dari seluruh pelayan maupun jemaat yang ada di dalamnya. Pemerintah Desa Simarlelan akan senantiasa mendukung dan membina kerjasama selama pelayanan ini berjalan sesuai aturan dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Dilengkapi Pelayanan Kasih Nyata Bagi Anak-anak

Mewujudkan ajaran untuk mengasihi sesama secara nyata, rangkaian kegiatan KKR ini juga disertai dengan pelayanan kemanusiaan. Panitia penyelenggara dengan sukarela membagikan paket peralatan mandi dan kebersihan diri kepada seluruh anak-anak yang hadir dalam acara tersebut. Pembagian ini disambut dengan wajah ceria dan rasa syukur mendalam dari para orang tua maupun anak-anak penerima bantuan.

Kegiatan yang penuh berkat ini akhirnya ditutup dengan sesi persekutuan santai atau fellowship yang mempererat tali persaudaraan, serta diakhiri dengan foto bersama antara pimpinan gereja, perwakilan pemerintah desa, unsur keamanan, dan seluruh jemaat yang hadir.

Berita Terkait