September 24, 2026

Dugaan Polres Sibolga Terlalu Pasif  Laporan Gabriel Hanya Mendapatkan SP2HP, Tidak Ada Kemajuan Aktivis Desak Kapolda Sumut Segera Turun Tangan!

SIBOLGA,Medan Karbonews.com || 16 Agustus 2026 karbonews.com Kekecewaan mendalam kini dirasakan keluarga korban dan publik atas penanganan kasus laporan atas nama Gabriel Campa Nella Ginting di lingkungan Polres Sibolga. Hingga kini, yang baru diterima hanyalah Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SP2HP), namun setelah itu tidak ada perkembangan berarti, tidak ada pemeriksaan tersangka, tidak ada kejelasan kapan kasus dilanjutkan. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat: Polres Sibolga diduga tertidur pulas dalam menangani kasus ini — seolah-olah dengan memberikan SP2HP, tugas kepolisian Keluarga korban melaporkan kasus tersebut dengan harapan keadilan akan ditegakkan. Namun kenyataannya sangat memprihatinkan:

– SP2HP sudah diterima — artinya kasus resmi telah masuk tahap penyidikan.

– Namun setelah itu, tidak ada kabar lagi! Tidak ada panggilan saksi, tidak ada pemeriksaan tersangka, tidak ada pemberitahuan perkembangan!

– Bulan berganti bulan, kasus tetap diam di tempat! Seolah-olah SP2HP adalah “tutup mulut” agar keluarga diam dan tidak bertanya lebih lanjut!

– Saat dikonfirmasi wartawan NawacitaPost.com melalui WhatsApp, jawaban yang diterima hanya berputar tanpa memberikan kejelasan kemajuan penyidikan!

“Apakah SP2HP itu adalah akhir dari segalanya? Apakah setelah memberikan surat itu, Polres Sibolga berhak tidur dan melupakan kasus ini? Jika demikian, untuk apa rakyat melapor jika pada akhirnya hanya mendapat selembar kertas tanpa keadilan?” — demikian jeritan keluarga korban yang semakin putus asa.

Saat Media Nawacita Indonesia berupaya menelusuri perkembangan kasus ini melalui konfirmasi WhatsApp, jawaban yang diberikan justru semakin memperkuat dugaan ketidakberdayaan atau kelalaian:

– Tidak dijelaskan siapa yang telah diperiksa!

– Tidak dijelaskan apakah tersangka sudah ditentukan!

– Tidak dijelaskan kapan kasus ini akan dilanjutkan ke tahap berikutnya!

– Hanya jawaban-jawaban umum yang tidak menjawab pertanyaan inti!

“Jika kasus ini benar-benar ditangani dengan serius, mengapa tidak bisa menjelaskan perkembangannya kepada pers yang mewakili publik? Apakah ada hal yang ditutupi? Atau memang tidak ada kemajuan sama sekali sehingga tidak ada yang bisa dijelaskan?”

Melihat ketidakberdayaan dan kelambatan yang sangat mencolok ini, Dirman H, aktivis kemanusiaan, secara tegas mendesak Kapolda Sumatera Utara untuk segera turun tangan:

“Kami melihat Polres Sibolga diduga tidur pulas dalam menangani kasus Gabriel Campa Nella Ginting! Yang diterima keluarga hanya SP2HP — setelah itu sunyi senyap! Tidak ada kemajuan, tidak ada kejelasan, tidak ada keadilan! Ini bukan penegakan hukum — ini justru membiarkan kejahatan berjalan bebas tanpa ditindaklanjuti!”

“Kepada Kapolda Sumatera Utara: Bapak wajib tahu apa yang terjadi di wilayah hukum Bapak! Jangan biarkan Polres Sibolga bekerja sekenyangnya! Jika laporan sudah masuk dan SP2HP sudah keluar, maka penyidikan wajib berjalan cepat dan transparan! Jika tidak berjalan, berarti ada yang salah — entah itu kelalaian, ketidakmampuan, atau bahkan ada campur tangan pihak tertentu yang melindungi pelaku!”

“Kami menuntut Kapolda Sumut segera memerintahkan: Periksa mengapa kasus ini terhenti di tengah jalan! Perintahkan penyidik untuk segera melanjutkan penyidikan! Berikan kejelasan kepada keluarga korban kapan keadilan akan ditegakkan! Jangan biarkan rakyat merasa bahwa hukum hanya tulisan di atas kertas saja!”

. Polres Sibolga wajib segera memberikan pemberitahuan perkembangan penyidikan kepada keluarga korban! Bukan hanya SP2HP — tapi setiap tahapan wajib diberitahukan!

. Kapolda Sumatera Utara segera turun langsung mengawasi penanganan kasus ini! Jika penyidik lambat atau tidak becus, ganti dengan yang lebih serius!

. Jelaskan kepada publik: Sudah sejauh mana penyidikan dilakukan? Siapa yang diperiksa? Kapan kasus ini akan naik ke tahap penuntutan?

. Jangan jadikan SP2HP sebagai tameng untuk berhenti bekerja! SP2HP adalah AWAL, bukan AKHIR dari penegakan hukum!

Hingga berita ini ditulis polres sibolga belum memberikan keterangan resmi nya.

Penulis Lesmanan H

Berita Terkait