Agustus 3, 2026

Yusup Hermawan : Jangan Ada Warga Bogor Bingung Biaya Saat Sakit  

Kota Bogor|| Karbonews.com  – Pemerhati kesehatan dan sosial kemanusiaan, Yusup Hermawan, menyampaikan apresiasi atas kebijakan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim yang mendorong program _“Kesehatan Gratis yang Datanya Smart”_ serta komitmen menjaga capaian _Universal Health Coverage_ (UHC).

“Ini langkah yang berpihak pada rakyat. Ketika layanan kesehatan gratis dikelola dengan data terintegrasi, maka bantuan akan tepat sasaran. Harapan saya, jangan sampai ada warga Bogor yang sakit lalu bingung biaya,” ujar Yusup, Minggu (5/10/2026).

CKG SMART dan UHC Pratama
Dua pilar yang diapresiasi adalah CKG SMART atau Cek Kesehatan Gratis Sasaran, Mobile, Adaptif, Responsif, Terintegrasi. Seluruh hasil pemeriksaan direkam digital secara aman untuk dasar kebijakan. Kedua, UHC Kategori Pratama, Kota Bogor meraih _UHC Award 2026_ dengan kepesertaan JKN di atas 98% dan keaktifan di atas 80%.

Dasar Hukum dan Kriteria
UHC berlandaskan UUD 1945 Pasal 28H ayat 1, UU No. 40 Tahun 2004 tentang SJSN, UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dan Perpres No. 82 Tahun 2018 tentang JKN.

Kepesertaan dibagi dua: PBI JK bagi warga tidak mampu dan prasejahtera yang iurannya dibayar negara melalui DTKS, serta Non-PBI bagi pekerja dan peserta mandiri dengan iuran aktif.

Harapan untuk Bogor ASRI
Yusup berharap validasi DTKS bersama Dinsos dan Disdukcapil diperkuat agar seluruh warga prasejahtera masuk PBI JK.

“Semoga semua lapisan masyarakat dapat merasakan kemudahan fasilitas kesehatan. Ini selaras dengan visi Wali Kota: Bogor ASRI, Aman, Sehat, Resik, Indah,” pungkasnya.

Yusup menegaskan akan terus berada di garda depan misi kemanusiaan, berjuang tanpa syarat.

[BOX INFO] Sekilas UHC Kota Bogor 2026
Capaian: Kepesertaan JKN >98% | Keaktifan >80% | Kategori Pratama
Program Unggulan: CKG SMART gratis di sekolah, rumah, posyandu, kampus, kantor, ponpes
Tujuan: Data terintegrasi untuk kebijakan kesehatan yang tepat sasaran.

Berita Terkait